11 Bulan Uang Warga Mengendap, 44 KWH Tak Kunjung Terpasang: PT Sumber Parahiyangan Didesak Beri Pertanggungjawaban!

Rabu, 16 September 2026 - 17:46 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sintang, sekalbarnews.com — Kesabaran puluhan warga Dusun Sepadit dan Dusun Mungguk, Desa Sekaih, Kecamatan Ketungau Hulu, Kabupaten Sintang, kini berada di titik batas.

Sebanyak 44 warga mengaku telah membayar biaya pemasangan KWH kepada PT Sumber Parahiyangan, namun hampir satu tahun berlalu pemasangan belum juga terealisasi. Warga pun mempertanyakan kejelasan pekerjaan dan meminta perusahaan segera memberikan pertanggungjawaban.

Persoalan ini mencuat setelah puluhan warga mendatangi kediaman Kepala Desa Sekaih, Saoel, pada Rabu (16/9/2026), untuk menyampaikan kekecewaan sekaligus meminta pemerintah desa ikut menagih kepastian kepada pihak perusahaan.

Sudah Bayar, Mengapa Belum Dipasang?

Berdasarkan kuitansi yang diperlihatkan warga, pembayaran dilakukan kepada PT Sumber Parahiyangan Perwakilan Sintang. Salah satu kuitansi mencantumkan pembayaran Rp2.750.000 untuk keperluan penyambungan baru listrik, pemasangan instalasi di rumah, pembuatan NIDI dan SLO.

Warga lainnya juga menunjukkan bukti pembayaran dengan nominal berbeda sesuai kebutuhan pemasangan.

Dalam persoalan ini, warga mempertanyakan secara terbuka:

Ke mana status pembayaran mereka? Kapan pemasangan dilakukan? Apa alasan pekerjaan belum terealisasi? Dan siapa yang bertanggung jawab memberikan kepastian kepada masyarakat?

Janji “Minggu Depan” Dipertanyakan

Menurut keterangan warga, sejak 2025 mereka telah berulang kali menerima informasi bahwa pemasangan akan dilakukan dalam waktu dekat.

Janji “minggu depan” disebut terus berulang, tetapi realisasi yang ditunggu warga belum kunjung terlihat.

Sementara itu, sejumlah wilayah di sekitar Desa Sekaih disebut telah menikmati aliran listrik. Kondisi tersebut semakin membuat warga mempertanyakan mengapa mereka yang telah membayar justru masih harus menunggu tanpa kepastian.

Kades: Jangan Biarkan Warga Terus Menunggu

Kepala Desa Sekaih, Saoel, menyatakan pemerintah desa akan memperjuangkan kepentingan warganya dan meminta PT Sumber Parahiyangan segera memberikan jawaban yang jelas.

“Warga kami sudah memenuhi kewajibannya dan memiliki bukti kuitansi. Kami menuntut PT Sumber Parahiyangan segera bertanggung jawab dan memberikan kepastian pemasangan KWH bagi 44 warga ini. Jangan biarkan masyarakat terus menunggu tanpa kejelasan,” tegas Saoel.

Menurutnya, warga berhak memperoleh informasi yang transparan mengenai status pembayaran, kendala pekerjaan, jadwal pemasangan, serta kepastian penyelesaian.

PT Sumber Parahiyangan Diminta Jangan Diam

Masyarakat meminta PT Sumber Parahiyangan tidak lagi memberikan janji tanpa kepastian waktu. Perusahaan didesak segera turun ke Desa Sekaih dan menjelaskan persoalan tersebut secara terbuka di hadapan warga.

Jika memang terdapat kendala teknis atau administratif, warga meminta perusahaan menyampaikannya secara transparan. Sebaliknya, apabila pekerjaan memang siap dilaksanakan, masyarakat meminta jadwal pemasangan yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

Warga juga menyatakan siap menempuh langkah pengaduan kepada instansi terkait apabila persoalan tersebut tidak segera mendapatkan penyelesaian.

Intinya sederhana: warga sudah membayar dan meminta hak atas layanan yang mereka bayarkan. Kini bola berada di tangan PT Sumber Parahiyangan untuk memberikan penjelasan dan membuktikan komitmennya.

Hingga rilis ini diterbitkan, belum terdapat tanggapan dari pihak PT Sumber Parahiyangan yang dimuat dalam berita ini.

TimRed

Berita Terkait

TANGKI “SILUMAN” SEDOT PERTALITE DI SPBU KEMBAYAN? MANAJEMEN JANGAN CARI AMAN!SPBU 64.785.09 Kembayan Disorot, Pengawasan Dipertanyakan: Siapa yang Membiarkan Kendaraan Diduga Bertangki Modifikasi Mengisi BBM Subsidi?
Ratusan Warga Tiga Desa Ketungau Hilir Geruduk Kantor Bupati Sintang, Tuntut Plasma 30 Persen di Dalam HGU dan Pengembalian Lahan
KWh Sudah Lunas Sejak Februari, Warga Binjai Pertanyakan Tanggung Jawab Pengawas Lapangan PT Roda Teknik
SP2HP Terbit, Dugaan Mafia BBM Singkawang Disorot Kapolda Kalbar Diminta Bongkar Oknum
Warga Segok Sebaboi Cari Solusi Listrik, CU Banuri Siapkan Pinjaman Tanpa Agunan Rp10 Juta
PANEN PERDANA PLASMA DI LUAR HGU PT SNIP, PEMKAB SINTANG DAN MANAJEMEN PERUSAHAAN TAK HADIR
Kabar Gembira, Tiang Listrik Tiba di Dusun Segok Sebaboi, Warga Sambut dengan Antusias
Dugaan OTT BUMD Bengkayang Disorot: Apa yang Sebenarnya Terjadi di Balik Pemeriksaan Auditor BPK?
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:34 WIB

TANGKI “SILUMAN” SEDOT PERTALITE DI SPBU KEMBAYAN? MANAJEMEN JANGAN CARI AMAN!SPBU 64.785.09 Kembayan Disorot, Pengawasan Dipertanyakan: Siapa yang Membiarkan Kendaraan Diduga Bertangki Modifikasi Mengisi BBM Subsidi?

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Ratusan Warga Tiga Desa Ketungau Hilir Geruduk Kantor Bupati Sintang, Tuntut Plasma 30 Persen di Dalam HGU dan Pengembalian Lahan

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:49 WIB

KWh Sudah Lunas Sejak Februari, Warga Binjai Pertanyakan Tanggung Jawab Pengawas Lapangan PT Roda Teknik

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:49 WIB

SP2HP Terbit, Dugaan Mafia BBM Singkawang Disorot Kapolda Kalbar Diminta Bongkar Oknum

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:48 WIB

Warga Segok Sebaboi Cari Solusi Listrik, CU Banuri Siapkan Pinjaman Tanpa Agunan Rp10 Juta

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page