Rumah Adat Sunda Mulai Dibangun di Sanggau, Jadi Simbol Harmoni dan Kebhinekaan

Minggu, 27 September 2026 - 15:26 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SANGGAU, Sekalbarnews.com — Paguyuban Pasundan Kabupaten Sanggau resmi memulai pembangunan Rumah Adat Sunda di kawasan Sabang Merah, Kabupaten Sanggau, Kamis, 24 September 2026.

Peletakan batu pertama pembangunan tersebut menjadi momentum penting bagi masyarakat Sunda di Sanggau dalam memperkuat pelestarian budaya sekaligus menyediakan ruang bersama untuk kegiatan sosial, budaya, dan silaturahmi.

Prosesi berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran pengurus, sesepuh, tokoh masyarakat, serta anggota Paguyuban Pasundan Kabupaten Sanggau. Semangat gotong royong terlihat dalam kegiatan yang menjadi awal pembangunan rumah adat tersebut.

Bukan Sekadar Bangunan
Ketua Umum Paguyuban Pasundan Kabupaten Sanggau, Haji Abdurahman, mengatakan Rumah Adat Sunda yang dibangun di kawasan Sabang Merah tidak hanya ditujukan sebagai bangunan dengan ciri khas budaya Sunda.

Menurutnya, rumah adat tersebut diharapkan menjadi pusat berbagai kegiatan masyarakat, sekaligus ruang untuk mempererat silaturahmi.

“Pembangunan rumah adat ini menjadi pusat kegiatan sosial, budaya, dan rajutan silaturahmi masyarakat Sunda di Sanggau,” ujar Haji Abdurahman di lokasi kegiatan.

Ia berharap keberadaan Rumah Adat Sunda nantinya tidak hanya memberikan manfaat bagi warga Sunda, tetapi juga dapat menjadi bagian dari kekayaan budaya Kabupaten Sanggau.

Perkuat Kebhinekaan
Pembangunan Rumah Adat Sunda juga diharapkan menjadi salah satu bentuk nyata pelestarian kebudayaan di tengah keberagaman masyarakat Sanggau.

Paguyuban Pasundan menilai keberadaan rumah adat dapat menjadi ruang untuk memperkenalkan nilai-nilai budaya Sunda sekaligus memperkuat hubungan sosial dengan masyarakat dari berbagai latar belakang.

Semangat kebersamaan dan gotong royong menjadi bagian penting dalam pembangunan tersebut.

Pihak Paguyuban Pasundan Sanggau juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sanggau serta berbagai pihak yang telah memberikan dukungan terhadap rencana pembangunan Rumah Adat Sunda di kawasan Sabang Merah.

Dihadiri Sejumlah Tokoh

Prosesi peletakan batu pertama turut dihadiri sejumlah pengurus, sesepuh, dan tokoh masyarakat Pasundan di Kabupaten Sanggau.

Di antaranya H. Abdurahman selaku Ketua Umum, jajaran penasihat dan pengurus inti, Ustad Taupik, H. Ambari, H. Engkan, H. Sastra, Asep Suratman, Tatang Nurdian, Mas Benz, Nining Sumarni, Memey, serta Hj. Rita.

Kehadiran para tokoh tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap pembangunan fasilitas yang diharapkan dapat menjadi pusat aktivitas sosial dan kebudayaan masyarakat Sunda di Sanggau.

Dengan dimulainya pembangunan Rumah Adat Sunda di kawasan Sabang Merah, Paguyuban Pasundan Sanggau berharap fasilitas tersebut nantinya dapat menjadi ruang untuk merawat tradisi, memperkuat silaturahmi, serta ikut memperkaya keberagaman budaya di Kabupaten Sanggau.

Rumah adat dibangun untuk menjaga identitas, sementara kebersamaan menjadi fondasi untuk merawat kebhinekaan.

Sumber : Pasundan Sanggau
Editor : B.A

Berita Terkait

TANGKI “SILUMAN” SEDOT PERTALITE DI SPBU KEMBAYAN? MANAJEMEN JANGAN CARI AMAN!SPBU 64.785.09 Kembayan Disorot, Pengawasan Dipertanyakan: Siapa yang Membiarkan Kendaraan Diduga Bertangki Modifikasi Mengisi BBM Subsidi?
Ratusan Warga Tiga Desa Ketungau Hilir Geruduk Kantor Bupati Sintang, Tuntut Plasma 30 Persen di Dalam HGU dan Pengembalian Lahan
KWh Sudah Lunas Sejak Februari, Warga Binjai Pertanyakan Tanggung Jawab Pengawas Lapangan PT Roda Teknik
SP2HP Terbit, Dugaan Mafia BBM Singkawang Disorot Kapolda Kalbar Diminta Bongkar Oknum
Warga Segok Sebaboi Cari Solusi Listrik, CU Banuri Siapkan Pinjaman Tanpa Agunan Rp10 Juta
PANEN PERDANA PLASMA DI LUAR HGU PT SNIP, PEMKAB SINTANG DAN MANAJEMEN PERUSAHAAN TAK HADIR
Kabar Gembira, Tiang Listrik Tiba di Dusun Segok Sebaboi, Warga Sambut dengan Antusias
Dugaan OTT BUMD Bengkayang Disorot: Apa yang Sebenarnya Terjadi di Balik Pemeriksaan Auditor BPK?
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:34 WIB

TANGKI “SILUMAN” SEDOT PERTALITE DI SPBU KEMBAYAN? MANAJEMEN JANGAN CARI AMAN!SPBU 64.785.09 Kembayan Disorot, Pengawasan Dipertanyakan: Siapa yang Membiarkan Kendaraan Diduga Bertangki Modifikasi Mengisi BBM Subsidi?

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Ratusan Warga Tiga Desa Ketungau Hilir Geruduk Kantor Bupati Sintang, Tuntut Plasma 30 Persen di Dalam HGU dan Pengembalian Lahan

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:49 WIB

KWh Sudah Lunas Sejak Februari, Warga Binjai Pertanyakan Tanggung Jawab Pengawas Lapangan PT Roda Teknik

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:49 WIB

SP2HP Terbit, Dugaan Mafia BBM Singkawang Disorot Kapolda Kalbar Diminta Bongkar Oknum

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:48 WIB

Warga Segok Sebaboi Cari Solusi Listrik, CU Banuri Siapkan Pinjaman Tanpa Agunan Rp10 Juta

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page