Menjemput Terang dari Gotong Royong, Warga Segok Seboi Bersihkan Jalur Demi Harapan Listrik PLN

Selasa, 29 September 2026 - 10:11 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SANGGAU | [Sekalbarnews.com] — Di tengah hamparan perkebunan dan jalan tanah yang membelah wilayah Dusun Segok Seboi, Desa Sebuduh, Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, sebuah harapan sederhana sedang diperjuangkan warga: menikmati aliran listrik yang lebih memadai melalui jaringan PLN.

Harapan itu tidak hanya disampaikan melalui kata-kata.

Warga justru memilih turun langsung ke lapangan, membersihkan jalur yang direncanakan akan dilalui pembangunan jaringan dan pemasangan tiang listrik.

Dengan peralatan seadanya, masyarakat bergotong royong menebas semak, membersihkan ranting serta pohon yang menghalangi jalur, hingga membuka akses agar pekerjaan pemasangan jaringan nantinya dapat dilakukan dengan lebih mudah.

Dokumentasi di lapangan memperlihatkan sejumlah warga bekerja bersama di sepanjang jalan perkebunan. Sebagian membersihkan batang dan ranting pohon, sementara warga lainnya membantu merapikan jalur.

Di sisi jalan, sepeda motor warga terparkir. Mereka datang bukan sebagai pekerja proyek, melainkan sebagai masyarakat yang memiliki harapan sama terhadap hadirnya listrik di kampung mereka.

Listrik Bukan Sekadar Lampu Menyala

Bagi masyarakat Segok Seboi, hadirnya jaringan listrik PLN memiliki arti yang jauh lebih besar daripada sekadar membuat rumah menjadi terang pada malam hari.

Listrik menjadi bagian penting dalam mendukung kehidupan masyarakat modern.

Anak-anak membutuhkan penerangan untuk belajar. Keluarga memerlukan listrik untuk kebutuhan rumah tangga. Pelaku usaha kecil juga membutuhkan sumber energi agar aktivitas ekonomi dapat berkembang.

Begitu pula komunikasi dan pemanfaatan teknologi yang kini menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Karena itu, setiap kabar mengenai rencana masuknya jaringan PLN membawa harapan tersendiri bagi masyarakat.

Harapan tersebut kemudian mereka jawab dengan sebuah sikap: masyarakat tidak ingin hanya menunggu.

Mereka berusaha melakukan bagian yang dapat mereka kerjakan terlebih dahulu.

Warga Membuka Jalan, Menunggu Realisasi

Kerja bakti yang dilakukan warga menjadi bentuk dukungan terhadap rencana pembangunan jaringan listrik di wilayah tersebut.

Masyarakat berharap dengan dibersihkannya jalur yang akan dilalui, tidak ada lagi hambatan berarti ketika pekerjaan pemasangan tiang dan jaringan benar-benar dilaksanakan.

Namun di balik semangat itu tersimpan satu harapan yang tidak kalah penting.

Warga menginginkan agar rencana tersebut benar-benar diwujudkan dan tidak berhenti hanya pada tahap persiapan.

Bagi masyarakat, tiang yang nantinya berdiri baru menjadi awal.

Tujuan akhirnya adalah ketika jaringan tersambung, aliran listrik masuk ke permukiman, dan manfaatnya benar-benar dapat dirasakan oleh keluarga-keluarga di Dusun Segok Seboi.

Karena itu, masyarakat berharap pihak-pihak terkait dapat memberikan kepastian mengenai tahapan pembangunan maupun realisasi jaringan tersebut.

Gotong Royong yang Menyimpan Harapan

Apa yang dilakukan warga Segok Seboi juga memperlihatkan bahwa pembangunan di wilayah pedesaan tidak selalu harus dimulai dengan alat berat atau proyek berskala besar.

Terkadang pembangunan dimulai dari tangan-tangan masyarakat yang bergotong royong membersihkan sebuah jalan.

Di balik ranting yang dipotong dan semak yang disingkirkan, terdapat keinginan agar kampung mereka ikut menikmati pembangunan sebagaimana wilayah lainnya.

Masyarakat telah menunjukkan kesiapan untuk mendukung.

Kini mereka menunggu langkah berikutnya dari pihak terkait agar kerja bersama yang sudah dilakukan tidak menjadi sia-sia.

Kehadiran listrik di sebuah wilayah juga memiliki efek yang lebih luas. Ketika penerangan membaik, kesempatan belajar bertambah. Ketika sumber energi tersedia, kegiatan ekonomi dapat berkembang. Ketika akses teknologi semakin terbuka, masyarakat memiliki kesempatan lebih besar mengikuti perkembangan zaman.

Oleh sebab itu, pembangunan jaringan listrik bukan sekadar persoalan memasang kabel dan mendirikan tiang.

Ia menyangkut kualitas hidup masyarakat.

Dari Jalan Tanah Menuju Harapan Baru

Warga Segok Seboi mungkin belum dapat memastikan kapan jaringan listrik tersebut benar-benar terpasang dan beroperasi.

Namun satu hal sudah mereka tunjukkan: kesiapan masyarakat tidak perlu diragukan.

Mereka telah turun bersama-sama, membuka jalur dan membersihkan hambatan yang berada di sepanjang lintasan.

Kini harapan itu berada pada tahapan berikutnya.

Masyarakat berharap pihak terkait dapat melanjutkan proses tersebut sampai tuntas—dari pemasangan tiang, penarikan jaringan, hingga akhirnya aliran listrik benar-benar hadir di tengah kehidupan warga.

Sebab bagi masyarakat di pelosok, listrik bukan soal kemewahan.

Terang di malam hari adalah kebutuhan, sarana anak-anak belajar, penopang kegiatan ekonomi, sekaligus jembatan menuju kehidupan yang lebih baik.

Dan dari sebuah kerja bakti sederhana di jalan perkebunan Segok Seboi, masyarakat sedang menyampaikan pesan yang sangat jelas:

mereka telah membuka jalannya, kini mereka menunggu terang itu benar-benar datang.

Reporter: Aris

Berita Terkait

TANGKI “SILUMAN” SEDOT PERTALITE DI SPBU KEMBAYAN? MANAJEMEN JANGAN CARI AMAN!SPBU 64.785.09 Kembayan Disorot, Pengawasan Dipertanyakan: Siapa yang Membiarkan Kendaraan Diduga Bertangki Modifikasi Mengisi BBM Subsidi?
Ratusan Warga Tiga Desa Ketungau Hilir Geruduk Kantor Bupati Sintang, Tuntut Plasma 30 Persen di Dalam HGU dan Pengembalian Lahan
KWh Sudah Lunas Sejak Februari, Warga Binjai Pertanyakan Tanggung Jawab Pengawas Lapangan PT Roda Teknik
SP2HP Terbit, Dugaan Mafia BBM Singkawang Disorot Kapolda Kalbar Diminta Bongkar Oknum
Warga Segok Sebaboi Cari Solusi Listrik, CU Banuri Siapkan Pinjaman Tanpa Agunan Rp10 Juta
PANEN PERDANA PLASMA DI LUAR HGU PT SNIP, PEMKAB SINTANG DAN MANAJEMEN PERUSAHAAN TAK HADIR
Kabar Gembira, Tiang Listrik Tiba di Dusun Segok Sebaboi, Warga Sambut dengan Antusias
Dugaan OTT BUMD Bengkayang Disorot: Apa yang Sebenarnya Terjadi di Balik Pemeriksaan Auditor BPK?
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:34 WIB

TANGKI “SILUMAN” SEDOT PERTALITE DI SPBU KEMBAYAN? MANAJEMEN JANGAN CARI AMAN!SPBU 64.785.09 Kembayan Disorot, Pengawasan Dipertanyakan: Siapa yang Membiarkan Kendaraan Diduga Bertangki Modifikasi Mengisi BBM Subsidi?

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Ratusan Warga Tiga Desa Ketungau Hilir Geruduk Kantor Bupati Sintang, Tuntut Plasma 30 Persen di Dalam HGU dan Pengembalian Lahan

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:49 WIB

KWh Sudah Lunas Sejak Februari, Warga Binjai Pertanyakan Tanggung Jawab Pengawas Lapangan PT Roda Teknik

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:49 WIB

SP2HP Terbit, Dugaan Mafia BBM Singkawang Disorot Kapolda Kalbar Diminta Bongkar Oknum

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:48 WIB

Warga Segok Sebaboi Cari Solusi Listrik, CU Banuri Siapkan Pinjaman Tanpa Agunan Rp10 Juta

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page