Musim Kemarau dan Kabut Asap, Warga Mekar Jaya Diimbau Tak Bakar Lahan dan Sampah

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:13 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SINTANG,sekalbarnews.com — Menghadapi kondisi musim kemarau dan mulai munculnya kabut asap, warga RT 01/RW 01 Kelurahan Mekar Jaya, Kabupaten Sintang, diimbau tidak melakukan pembakaran lahan maupun sampah yang berpotensi memicu kebakaran dan memperburuk kualitas udara.

Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah pencegahan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama ketika kondisi lingkungan semakin kering dan api lebih mudah menyebar.

Dalam imbauan yang disampaikan kepada masyarakat, warga diminta tidak membakar lahan, baik untuk membuka maupun membersihkan lahan.

Masyarakat juga diminta tidak membakar sampah di lingkungan permukiman serta menghindari aktivitas yang berpotensi menimbulkan dan memperluas kebakaran.

Warga Diminta Segera Laporkan Titik Api

Selain larangan melakukan pembakaran, masyarakat diminta meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan di sekitarnya.

Apabila menemukan titik api atau indikasi terjadinya kebakaran, warga diharapkan segera melaporkannya kepada pengurus RT maupun pihak terkait agar dapat ditangani sedini mungkin.

Langkah cepat dinilai penting untuk mencegah api berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas, terlebih pada musim kemarau ketika vegetasi dan lahan dalam kondisi kering.

Imbauan tersebut membawa pesan sederhana namun penting kepada masyarakat: “Jangan Bakar Lahan, Jangan Bakar Sampah, Jaga Lingkungan, Jaga Kesehatan.”

Kabut Asap Jadi Perhatian

Kabut asap akibat kebakaran lahan dapat berdampak terhadap kenyamanan dan kesehatan masyarakat. Karena itu, pencegahan dari tingkat lingkungan menjadi salah satu langkah penting dalam menekan risiko kebakaran.

Kesadaran masyarakat untuk tidak menggunakan api dalam membersihkan lahan maupun memusnahkan sampah juga menjadi bagian dari upaya menjaga lingkungan permukiman tetap aman.

Warga diharapkan saling mengingatkan apabila menemukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

Pencegahan Dimulai dari Lingkungan

Imbauan yang dilakukan di tingkat RT tersebut menunjukkan bahwa upaya mencegah kebakaran tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun petugas penanggulangan bencana.

Partisipasi masyarakat memiliki peranan penting, terutama dalam mencegah munculnya titik api dari aktivitas sehari-hari.

Dengan meningkatnya kewaspadaan selama musim kemarau, masyarakat RT 01/RW 01 Kelurahan Mekar Jaya diharapkan dapat bersama-sama menjaga lingkungannya agar tetap aman, sehat, dan terbebas dari ancaman kabut asap.

“Jangan bakar lahan, jangan bakar sampah. Jaga lingkungan, jaga kesehatan.”

(Redaksi)

Berita Terkait

Bupati Sanggau Buka Festival Budaya Faradje’ Pesaka XVIII, Gaungkan Semangat “Melayu Bersatu, Sanggau Maju”
TANGKI “SILUMAN” SEDOT PERTALITE DI SPBU KEMBAYAN? MANAJEMEN JANGAN CARI AMAN!SPBU 64.785.09 Kembayan Disorot, Pengawasan Dipertanyakan: Siapa yang Membiarkan Kendaraan Diduga Bertangki Modifikasi Mengisi BBM Subsidi?
Ratusan Warga Tiga Desa Ketungau Hilir Geruduk Kantor Bupati Sintang, Tuntut Plasma 30 Persen di Dalam HGU dan Pengembalian Lahan
KWh Sudah Lunas Sejak Februari, Warga Binjai Pertanyakan Tanggung Jawab Pengawas Lapangan PT Roda Teknik
SP2HP Terbit, Dugaan Mafia BBM Singkawang Disorot Kapolda Kalbar Diminta Bongkar Oknum
Warga Segok Sebaboi Cari Solusi Listrik, CU Banuri Siapkan Pinjaman Tanpa Agunan Rp10 Juta
PANEN PERDANA PLASMA DI LUAR HGU PT SNIP, PEMKAB SINTANG DAN MANAJEMEN PERUSAHAAN TAK HADIR
Kabar Gembira, Tiang Listrik Tiba di Dusun Segok Sebaboi, Warga Sambut dengan Antusias
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Bupati Sanggau Buka Festival Budaya Faradje’ Pesaka XVIII, Gaungkan Semangat “Melayu Bersatu, Sanggau Maju”

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:34 WIB

TANGKI “SILUMAN” SEDOT PERTALITE DI SPBU KEMBAYAN? MANAJEMEN JANGAN CARI AMAN!SPBU 64.785.09 Kembayan Disorot, Pengawasan Dipertanyakan: Siapa yang Membiarkan Kendaraan Diduga Bertangki Modifikasi Mengisi BBM Subsidi?

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Ratusan Warga Tiga Desa Ketungau Hilir Geruduk Kantor Bupati Sintang, Tuntut Plasma 30 Persen di Dalam HGU dan Pengembalian Lahan

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:49 WIB

KWh Sudah Lunas Sejak Februari, Warga Binjai Pertanyakan Tanggung Jawab Pengawas Lapangan PT Roda Teknik

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:49 WIB

SP2HP Terbit, Dugaan Mafia BBM Singkawang Disorot Kapolda Kalbar Diminta Bongkar Oknum

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page