Jalan Arah Parindu Ditutup Warga Usai Dugaan Tabrak Lari Tewaskan Dua Orang, Warga Tuntut Pelaku Segera Ditemukan

Minggu, 6 September 2026 - 23:01 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SANGGAU, sekalbarnews.com — Akses jalan menuju arah Parindu, Kabupaten Sanggau, untuk sementara ditutup warga pada Minggu malam (6/9/2026). Penutupan tersebut merupakan buntut dari insiden dugaan tabrak lari yang disebut menyebabkan dua orang meninggal dunia.

Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, warga memasang portal di badan jalan dan melakukan penjagaan. Akses tersebut disebut baru akan dibuka setelah pihak yang diduga terlibat dalam kecelakaan ditemukan dan kasusnya mendapat kejelasan dari aparat penegak hukum.

Oplus_131072

Warga Portal Jalan, Tuntut Kejelasan Kasus

Pantauan di lokasi, sejumlah warga memasang portal dan berjaga di sekitar badan jalan. Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk keprihatinan sekaligus tuntutan agar kepolisian segera mengungkap kejadian dan menemukan pihak yang diduga terlibat.

“Jalan ditutup dulu sampai pelakunya ketemu. Kami minta keadilan untuk korban,” ujar Yasir, salah seorang warga di lokasi.

Penutupan jalan tersebut berdampak terhadap arus lalu lintas. Kendaraan yang hendak melintas menuju maupun dari arah Parindu dilaporkan tertahan atau harus mencari jalur alternatif.

Polisi Turun ke Lokasi, Kasus Masih Didalami

Hingga berita ini diterbitkan, kronologi lengkap kejadian serta identitas pihak yang diduga terlibat masih menunggu keterangan resmi dari kepolisian.

Petugas kepolisian dari Polres Sanggau dilaporkan telah berada di lokasi untuk melakukan penanganan awal, termasuk olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi, serta melakukan penyelidikan guna mengungkap rangkaian kejadian tersebut.

Petugas di lapangan juga meminta masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan tindakan yang dapat menimbulkan persoalan hukum baru.

“Kami sudah di lokasi. Mohon beri waktu kepada kami untuk bekerja. Jalan dibuka kembali setelah situasi kondusif,” ujar petugas di lapangan.

Polisi Imbau Warga Tidak Sebar Informasi Belum Terverifikasi

Kepolisian meminta masyarakat yang mengetahui informasi terkait kejadian tersebut, termasuk warga yang mengetahui keberadaan kendaraan atau pihak yang diduga berkaitan dengan kecelakaan, agar segera menyampaikannya kepada aparat kepolisian.

Polisi juga mengimbau masyarakat tidak menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi, termasuk identitas pihak tertentu, agar tidak menimbulkan fitnah maupun kegaduhan di tengah masyarakat.

Masyarakat kini menunggu langkah cepat kepolisian untuk mengungkap dugaan tabrak lari tersebut, memastikan kronologi sebenarnya, serta memberikan kepastian hukum bagi keluarga korban.

Berita Terkait

TANGKI “SILUMAN” SEDOT PERTALITE DI SPBU KEMBAYAN? MANAJEMEN JANGAN CARI AMAN!SPBU 64.785.09 Kembayan Disorot, Pengawasan Dipertanyakan: Siapa yang Membiarkan Kendaraan Diduga Bertangki Modifikasi Mengisi BBM Subsidi?
Ratusan Warga Tiga Desa Ketungau Hilir Geruduk Kantor Bupati Sintang, Tuntut Plasma 30 Persen di Dalam HGU dan Pengembalian Lahan
KWh Sudah Lunas Sejak Februari, Warga Binjai Pertanyakan Tanggung Jawab Pengawas Lapangan PT Roda Teknik
SP2HP Terbit, Dugaan Mafia BBM Singkawang Disorot Kapolda Kalbar Diminta Bongkar Oknum
Warga Segok Sebaboi Cari Solusi Listrik, CU Banuri Siapkan Pinjaman Tanpa Agunan Rp10 Juta
PANEN PERDANA PLASMA DI LUAR HGU PT SNIP, PEMKAB SINTANG DAN MANAJEMEN PERUSAHAAN TAK HADIR
Kabar Gembira, Tiang Listrik Tiba di Dusun Segok Sebaboi, Warga Sambut dengan Antusias
Dugaan OTT BUMD Bengkayang Disorot: Apa yang Sebenarnya Terjadi di Balik Pemeriksaan Auditor BPK?
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:34 WIB

TANGKI “SILUMAN” SEDOT PERTALITE DI SPBU KEMBAYAN? MANAJEMEN JANGAN CARI AMAN!SPBU 64.785.09 Kembayan Disorot, Pengawasan Dipertanyakan: Siapa yang Membiarkan Kendaraan Diduga Bertangki Modifikasi Mengisi BBM Subsidi?

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Ratusan Warga Tiga Desa Ketungau Hilir Geruduk Kantor Bupati Sintang, Tuntut Plasma 30 Persen di Dalam HGU dan Pengembalian Lahan

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:49 WIB

KWh Sudah Lunas Sejak Februari, Warga Binjai Pertanyakan Tanggung Jawab Pengawas Lapangan PT Roda Teknik

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:49 WIB

SP2HP Terbit, Dugaan Mafia BBM Singkawang Disorot Kapolda Kalbar Diminta Bongkar Oknum

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:48 WIB

Warga Segok Sebaboi Cari Solusi Listrik, CU Banuri Siapkan Pinjaman Tanpa Agunan Rp10 Juta

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page