EXCAVATOR DIDUGA BEROPERASI UNTUK PETI DI DEPAN POLRES MELAWI, TIM INVESTIGASI: SIAPA YANG BERANI ?

Sabtu, 26 September 2026 - 12:56 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MELAWI, sekalbarnews.com — Temuan aktivitas yang diduga berkaitan dengan Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) menggunakan alat berat jenis excavator di kawasan yang disebut berada di depan Mapolres Melawi memunculkan pertanyaan serius.

Tim investigasi menemukan adanya kondisi lahan yang telah mengalami pengupasan tanah menggunakan alat berat. Temuan tersebut kemudian didokumentasikan sebagai bahan penelusuran lebih lanjut.

Yang menjadi sorotan, aktivitas itu disebut berada di kawasan yang relatif dekat dengan salah satu institusi penegak hukum di Kabupaten Melawi.

Pertanyaannya sederhana: bagaimana aktivitas menggunakan alat berat tersebut bisa berlangsung, siapa yang mengoperasikan excavator, dan untuk kegiatan apa?

Tim investigasi tidak ingin membuat kesimpulan sepihak. Karena itu, langkah konfirmasi ditempuh kepada Humas Polres Melawi melalui WhatsApp.

Dalam pesan tersebut, tim secara terang menyampaikan informasi mengenai dugaan kegiatan PETI dan penggunaan alat berat jenis excavator.

Pihak Humas Polres Melawi merespons dengan ucapan terima kasih. Namun, ketika tim menyampaikan bahwa informasi tersebut akan ditayangkan sebagai pemberitaan, pihak Humas menjawab:

“Baik bng, itu kembali ke abang lagi dgn situasi saat ini.”

Tim kemudian kembali meminta saran dari pihak Polres Melawi mengenai poin yang dapat diberitakan.

Namun sampai berita ini disusun, belum ada penjelasan substantif mengenai status kegiatan tersebut, legalitas pertambangan, kepemilikan atau operator excavator, maupun apakah aparat telah melakukan pengecekan atau tindakan terhadap aktivitas yang dilaporkan.

BUKAN SEKADAR SOAL EXCAVATOR

Temuan ini bukan semata-mata persoalan keberadaan alat berat.

Jika benar aktivitas tersebut merupakan PETI, maka publik berhak mengetahui siapa yang bertanggung jawab, bagaimana kegiatan itu bisa berlangsung, serta apakah sudah ada langkah penindakan dari aparat penegak hukum.

Apalagi lokasinya disebut berada di depan Mapolres Melawi.

Jangan sampai masyarakat justru bertanya-tanya: aktivitas menggunakan alat berat terlihat, tetapi status dan penanganannya tidak jelas.

Tim investigasi menegaskan, pemberitaan ini bukan vonis bahwa kegiatan tersebut ilegal, melainkan laporan atas temuan lapangan yang masih membutuhkan verifikasi dan penjelasan resmi.

Polres Melawi memiliki ruang yang terbuka untuk memberikan klarifikasi dan hak jawab. Apabila terdapat fakta atau informasi resmi yang berbeda, tim siap memuatnya secara berimbang.

Kini publik menunggu jawaban: apakah aktivitas tersebut legal, siapa yang bertanggung jawab, dan apa langkah aparat terhadap temuan tersebut?

TR

Berita Terkait

TANGKI “SILUMAN” SEDOT PERTALITE DI SPBU KEMBAYAN? MANAJEMEN JANGAN CARI AMAN!SPBU 64.785.09 Kembayan Disorot, Pengawasan Dipertanyakan: Siapa yang Membiarkan Kendaraan Diduga Bertangki Modifikasi Mengisi BBM Subsidi?
Ratusan Warga Tiga Desa Ketungau Hilir Geruduk Kantor Bupati Sintang, Tuntut Plasma 30 Persen di Dalam HGU dan Pengembalian Lahan
KWh Sudah Lunas Sejak Februari, Warga Binjai Pertanyakan Tanggung Jawab Pengawas Lapangan PT Roda Teknik
SP2HP Terbit, Dugaan Mafia BBM Singkawang Disorot Kapolda Kalbar Diminta Bongkar Oknum
Warga Segok Sebaboi Cari Solusi Listrik, CU Banuri Siapkan Pinjaman Tanpa Agunan Rp10 Juta
PANEN PERDANA PLASMA DI LUAR HGU PT SNIP, PEMKAB SINTANG DAN MANAJEMEN PERUSAHAAN TAK HADIR
Kabar Gembira, Tiang Listrik Tiba di Dusun Segok Sebaboi, Warga Sambut dengan Antusias
Dugaan OTT BUMD Bengkayang Disorot: Apa yang Sebenarnya Terjadi di Balik Pemeriksaan Auditor BPK?
Berita ini 75 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:34 WIB

TANGKI “SILUMAN” SEDOT PERTALITE DI SPBU KEMBAYAN? MANAJEMEN JANGAN CARI AMAN!SPBU 64.785.09 Kembayan Disorot, Pengawasan Dipertanyakan: Siapa yang Membiarkan Kendaraan Diduga Bertangki Modifikasi Mengisi BBM Subsidi?

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Ratusan Warga Tiga Desa Ketungau Hilir Geruduk Kantor Bupati Sintang, Tuntut Plasma 30 Persen di Dalam HGU dan Pengembalian Lahan

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:49 WIB

KWh Sudah Lunas Sejak Februari, Warga Binjai Pertanyakan Tanggung Jawab Pengawas Lapangan PT Roda Teknik

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:49 WIB

SP2HP Terbit, Dugaan Mafia BBM Singkawang Disorot Kapolda Kalbar Diminta Bongkar Oknum

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:48 WIB

Warga Segok Sebaboi Cari Solusi Listrik, CU Banuri Siapkan Pinjaman Tanpa Agunan Rp10 Juta

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page