Klarifikasi Miss Komunikasi APMS dan Awak Media, Isu “Kabur Tak Bayar” di Grup WhatsApp Diluruskan

Jumat, 25 September 2026 - 16:22 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MELAWI, Sekalbarnews.com — Beredarnya informasi di sejumlah grup WhatsApp yang menyebut seorang awak media kabur dan tidak membayar setelah mengisi BBM di APMS dipastikan perlu diluruskan.

Informasi tersebut diduga berawal dari miss komunikasi antara operator APMS dengan awak media saat proses pengisian BBM berlangsung.

Berdasarkan klarifikasi yang diperoleh, persoalan tersebut bukan merupakan tindakan sengaja untuk menghindari pembayaran sebagaimana kesan yang muncul dalam informasi yang tersebar di grup WhatsApp.

Awak media yang bersangkutan menyampaikan bahwa terdapat komunikasi yang tidak tersampaikan dengan baik antara dirinya dan operator ketika proses pengisian berlangsung. Kondisi tersebut kemudian menimbulkan kesalahpahaman dan informasi berkembang seolah-olah yang bersangkutan meninggalkan lokasi tanpa melakukan pembayaran.

Bukan Kabur, Melainkan Terjadi Kesalahpahaman

Penyebutan bahwa awak media “kabur setelah mengisi BBM dan tidak membayar” dinilai tidak menggambarkan persoalan secara utuh.

Informasi yang beredar di grup WhatsApp tersebut perlu dilihat kembali berdasarkan fakta dan klarifikasi dari kedua belah pihak, sehingga tidak menimbulkan persepsi yang merugikan salah satu pihak.

Persoalan yang sebenarnya dapat diselesaikan melalui komunikasi antara operator dan awak media tanpa harus berkembang menjadi informasi yang berpotensi menimbulkan kesan negatif terhadap pihak tertentu.

APMS dan Awak Media Pilih Selesaikan Secara Baik

Setelah dilakukan komunikasi dan klarifikasi, persoalan tersebut dipandang sebagai miss komunikasi, bukan persoalan kesengajaan untuk tidak membayar BBM.

Awak media juga menghormati pihak APMS dan operator yang telah memberikan kesempatan untuk melakukan klarifikasi. Demikian pula pihak APMS diharapkan dapat memberikan penjelasan apabila informasi sebelumnya menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Dengan adanya klarifikasi ini, diharapkan informasi yang sebelumnya beredar di grup WhatsApp tidak lagi dipahami sebagai fakta bahwa awak media sengaja kabur atau menghindari pembayaran.

Klarifikasi ini disampaikan untuk meluruskan informasi, menjaga nama baik semua pihak, serta menghindari berkembangnya informasi yang tidak utuh di ruang publik.

Jika ada pihak yang memiliki informasi berbeda terkait kejadian tersebut, ruang klarifikasi dan hak jawab tetap terbuka agar persoalan dapat dilihat secara berimbang.

Publish : AR

Berita Terkait

TANGKI “SILUMAN” SEDOT PERTALITE DI SPBU KEMBAYAN? MANAJEMEN JANGAN CARI AMAN!SPBU 64.785.09 Kembayan Disorot, Pengawasan Dipertanyakan: Siapa yang Membiarkan Kendaraan Diduga Bertangki Modifikasi Mengisi BBM Subsidi?
Ratusan Warga Tiga Desa Ketungau Hilir Geruduk Kantor Bupati Sintang, Tuntut Plasma 30 Persen di Dalam HGU dan Pengembalian Lahan
KWh Sudah Lunas Sejak Februari, Warga Binjai Pertanyakan Tanggung Jawab Pengawas Lapangan PT Roda Teknik
SP2HP Terbit, Dugaan Mafia BBM Singkawang Disorot Kapolda Kalbar Diminta Bongkar Oknum
Warga Segok Sebaboi Cari Solusi Listrik, CU Banuri Siapkan Pinjaman Tanpa Agunan Rp10 Juta
PANEN PERDANA PLASMA DI LUAR HGU PT SNIP, PEMKAB SINTANG DAN MANAJEMEN PERUSAHAAN TAK HADIR
Kabar Gembira, Tiang Listrik Tiba di Dusun Segok Sebaboi, Warga Sambut dengan Antusias
Dugaan OTT BUMD Bengkayang Disorot: Apa yang Sebenarnya Terjadi di Balik Pemeriksaan Auditor BPK?
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:34 WIB

TANGKI “SILUMAN” SEDOT PERTALITE DI SPBU KEMBAYAN? MANAJEMEN JANGAN CARI AMAN!SPBU 64.785.09 Kembayan Disorot, Pengawasan Dipertanyakan: Siapa yang Membiarkan Kendaraan Diduga Bertangki Modifikasi Mengisi BBM Subsidi?

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Ratusan Warga Tiga Desa Ketungau Hilir Geruduk Kantor Bupati Sintang, Tuntut Plasma 30 Persen di Dalam HGU dan Pengembalian Lahan

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:49 WIB

KWh Sudah Lunas Sejak Februari, Warga Binjai Pertanyakan Tanggung Jawab Pengawas Lapangan PT Roda Teknik

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:49 WIB

SP2HP Terbit, Dugaan Mafia BBM Singkawang Disorot Kapolda Kalbar Diminta Bongkar Oknum

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:48 WIB

Warga Segok Sebaboi Cari Solusi Listrik, CU Banuri Siapkan Pinjaman Tanpa Agunan Rp10 Juta

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page