Di tengah kemarau, polisi, pemerintah dan masyarakat bersatu dalam doa agar hujan segera turun membawa keberkahan bagi Sanggau.
SANGGAU, sekalbarnews.com — Di tengah kondisi kemarau yang melanda Kabupaten Sanggau, sekitar 1.000 jamaah berkumpul dan menundukkan kepala dalam Sholat Istisqa serta doa bersama di halaman Mapolres Sanggau, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Ilir Kota, Kecamatan Kapuas, Kamis (3/9/2026).
Bukan sekadar berkumpul, ribuan peserta yang berasal dari jajaran kepolisian, masyarakat dan sejumlah unsur pemerintah daerah itu menyatukan harapan melalui doa: memohon kepada Allah SWT agar hujan segera diturunkan ke bumi Sanggau.
Suasana berlangsung khidmat. Di tengah kondisi kemarau, jamaah bersama-sama memanjatkan doa agar hujan yang turun nantinya membawa keberkahan, keselamatan dan manfaat bagi masyarakat.

Sholat Istisqa tersebut dihadiri Wakapolres Sanggau Andy Pratomo, S.I.K., M.H., bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Sanggau. Sejumlah perwakilan instansi Pemerintah Daerah Kabupaten Sanggau serta masyarakat turut mengikuti rangkaian kegiatan.
Polisi dan Warga Bersatu dalam Doa
Wakapolres Sanggau Andy Pratomo mengatakan, Sholat Istisqa merupakan salah satu bentuk ikhtiar spiritual bersama untuk memohon rahmat dan pertolongan Allah SWT.
“Melalui Sholat Istisqa dan doa bersama ini, kita bersama-sama memohon kepada Allah SWT agar diturunkan hujan yang membawa keberkahan, keselamatan dan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Sanggau,” ujar Andy.
Menurutnya, hujan sangat dibutuhkan masyarakat, terutama untuk mendukung kehidupan sehari-hari, sektor pertanian dan menjaga kondisi lingkungan.
Karena itu, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi momentum keagamaan, tetapi juga memperlihatkan kuatnya kebersamaan antara Polri, pemerintah daerah, instansi terkait dan masyarakat dalam menghadapi kondisi kemarau.
Tak Hanya Berdoa, Kepedulian Lingkungan Juga Ditekankan
Selain mengajak masyarakat mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui doa, Wakapolres Sanggau juga mengingatkan pentingnya kepedulian terhadap lingkungan.
Masyarakat diharapkan tetap menjaga kebersamaan serta meningkatkan kewaspadaan dan kepedulian selama musim kemarau.

“Kita berharap seluruh masyarakat tetap peduli terhadap lingkungan dan menjaga kebersamaan. Dengan kepedulian dan sinergitas seluruh pihak, berbagai persoalan yang muncul selama musim kemarau dapat kita hadapi bersama,” katanya.
Rangkaian Sholat Istisqa dan doa bersama berlangsung tertib, aman dan lancar hingga selesai.
Satu Harapan dari Seribu Jamaah
Sekitar 1.000 jamaah yang hadir hari itu membawa satu harapan yang sama.
Semoga langit Sanggau segera terbuka, hujan turun, tanah kembali basah, dan keberkahan menyertai seluruh masyarakat Kabupaten Sanggau.
Sholat Istisqa menjadi ikhtiar. Doa menjadi harapan. Dan hujan menjadi kerinduan masyarakat Sanggau di tengah kemarau.
Editor : Putri









