LIBAS DESAK PENGAWASAN JALUR EKS PT ERNA–PT SBK DIPERKETAT

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:43 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Diduga Jadi Jalur BBM Subsidi dan Kayu Ilegal Menuju Kalteng, Aparat Diminta Turun Tangan

MELAWI, sekalbarnews.com — Lumbung Informasi Borneo Act Sweep (LIBAS) mendesak aparat memperketat pengawasan terhadap jalur eks PT Erna dan PT SBK yang menjadi salah satu akses penghubung Kalimantan Barat–Kalimantan Tengah.

Desakan ini muncul setelah LIBAS menerima informasi masyarakat mengenai dugaan pemanfaatan jalur tersebut untuk pengangkutan BBM bersubsidi dari Kalbar menuju Kalteng serta pengiriman kayu ulin/belian yang diduga tidak dilengkapi dokumen sah.

Ketua Umum LIBAS, Jasli, meminta Polres Melawi dan Polda Kalbar tidak hanya menunggu laporan, tetapi turun langsung melakukan pemeriksaan dan memetakan aktivitas kendaraan di jalur tersebut.

“Kalau informasi ini benar, jangan hanya tangkap sopir atau pekerja lapangan. Telusuri siapa pemodal, pemasok, penampung dan pihak yang menikmati keuntungan,” tegas Jasli.

LIBAS juga meminta aparat menelusuri dugaan distribusi BBM subsidi ke wilayah Kalteng yang disebut-sebut berkaitan dengan aktivitas PETI di wilayah tersebut.

Menurut LIBAS, dugaan pengangkutan kayu tanpa dokumen dan penyalahgunaan BBM bersubsidi harus ditindak sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Jasli turut meminta unsur TNI melalui fungsi dan kewenangannya untuk ikut memantau situasi di jalur strategis tersebut.

“Masyarakat sudah memberikan informasi. Sekarang giliran aparat membuktikan. Kalau benar, tindak tegas. Kalau tidak benar, buktikan dengan pemeriksaan di lapangan,” pungkasnya.

Berita Terkait

TANGKI “SILUMAN” SEDOT PERTALITE DI SPBU KEMBAYAN? MANAJEMEN JANGAN CARI AMAN!SPBU 64.785.09 Kembayan Disorot, Pengawasan Dipertanyakan: Siapa yang Membiarkan Kendaraan Diduga Bertangki Modifikasi Mengisi BBM Subsidi?
Ratusan Warga Tiga Desa Ketungau Hilir Geruduk Kantor Bupati Sintang, Tuntut Plasma 30 Persen di Dalam HGU dan Pengembalian Lahan
KWh Sudah Lunas Sejak Februari, Warga Binjai Pertanyakan Tanggung Jawab Pengawas Lapangan PT Roda Teknik
SP2HP Terbit, Dugaan Mafia BBM Singkawang Disorot Kapolda Kalbar Diminta Bongkar Oknum
Warga Segok Sebaboi Cari Solusi Listrik, CU Banuri Siapkan Pinjaman Tanpa Agunan Rp10 Juta
PANEN PERDANA PLASMA DI LUAR HGU PT SNIP, PEMKAB SINTANG DAN MANAJEMEN PERUSAHAAN TAK HADIR
Kabar Gembira, Tiang Listrik Tiba di Dusun Segok Sebaboi, Warga Sambut dengan Antusias
Dugaan OTT BUMD Bengkayang Disorot: Apa yang Sebenarnya Terjadi di Balik Pemeriksaan Auditor BPK?
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:34 WIB

TANGKI “SILUMAN” SEDOT PERTALITE DI SPBU KEMBAYAN? MANAJEMEN JANGAN CARI AMAN!SPBU 64.785.09 Kembayan Disorot, Pengawasan Dipertanyakan: Siapa yang Membiarkan Kendaraan Diduga Bertangki Modifikasi Mengisi BBM Subsidi?

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Ratusan Warga Tiga Desa Ketungau Hilir Geruduk Kantor Bupati Sintang, Tuntut Plasma 30 Persen di Dalam HGU dan Pengembalian Lahan

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:49 WIB

KWh Sudah Lunas Sejak Februari, Warga Binjai Pertanyakan Tanggung Jawab Pengawas Lapangan PT Roda Teknik

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:49 WIB

SP2HP Terbit, Dugaan Mafia BBM Singkawang Disorot Kapolda Kalbar Diminta Bongkar Oknum

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:48 WIB

Warga Segok Sebaboi Cari Solusi Listrik, CU Banuri Siapkan Pinjaman Tanpa Agunan Rp10 Juta

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page