SOMEL KAYU DI TENGAH HUTAN BANUA TENGAH DISOROT, NAMA UJANG DISEBUT — APARAT DIMINTA CEK ASAL-USUL RIBUAN KAYU

Sabtu, 26 September 2026 - 11:45 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KAPUAS HULU, KALBAR — Temuan tim investigasi terkait aktivitas pengolahan kayu di Desa Banua Tengah, Kecamatan Embaloh Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu, memunculkan sejumlah pertanyaan serius. Di lokasi, tim menemukan tumpukan kayu olahan dalam jumlah besar yang berada di kawasan berhutan.

Dokumentasi yang diambil pada 23 September 2026 sekitar pukul 12.12–12.14 WIB memperlihatkan kayu dalam berbagai ukuran, mulai dari papan hingga balok, ditumpuk hampir di seluruh bagian area pengolahan.

Serbuk gergaji dan sisa pemotongan kayu juga terlihat berserakan. Bangunan sederhana beratapkan terpal tampak digunakan sebagai tempat aktivitas dan penyimpanan hasil olahan kayu.

NAMA UJANG DISEBUT, SIAPA SEBENARNYA PENGELOLANYA?

Informasi yang dihimpun tim di lapangan menyebut nama Ujang sebagai pihak yang disebut-sebut memiliki atau mengelola lokasi tersebut.

Namun, sampai berita ini disusun, informasi tersebut belum dikonfirmasi secara langsung kepada Ujang. Karena itu, kepastian mengenai kepemilikan lokasi maupun keterlibatan Ujang dalam aktivitas tersebut masih perlu dibuktikan.

Yang kini menjadi pertanyaan bukan hanya siapa pemilik somel, tetapi juga dari mana kayu sebanyak itu berasal dan apakah seluruh proses pengolahannya memiliki dasar legal yang jelas.

BUKAN SEKADAR TUMPUKAN KAYU

Keberadaan kayu dalam jumlah besar di lokasi tersebut patut menjadi perhatian instansi terkait.
Asal-usul kayu harus terang. Dokumen harus jelas. Legalitas usaha harus bisa dibuktikan.

Apabila seluruh aktivitas tersebut telah mengantongi perizinan dan kayu yang diolah berasal dari sumber yang sah, maka hal itu tentunya dapat dibuktikan melalui dokumen resmi.

Sebaliknya, apabila pemeriksaan menemukan ketidaksesuaian atau dugaan pelanggaran, maka aparat penegak hukum dan instansi berwenang perlu mengambil langkah sesuai aturan.

Tim investigasi juga mempertanyakan apakah lokasi tersebut telah menjadi perhatian pengawasan pihak terkait selama ini.

APARAT DIMINTA TURUN, JANGAN HANYA LAPORAN

Temuan lapangan ini semestinya tidak berhenti sebagai dokumentasi media.

Instansi kehutanan dan aparat penegak hukum perlu turun langsung, memeriksa lokasi, mengecek dokumen, menelusuri asal-usul kayu dan memastikan legalitas aktivitas pengolahan tersebut.

Sebab, ketika kayu dalam jumlah besar menumpuk di sebuah lokasi pengolahan di kawasan berhutan, publik berhak mendapatkan kepastian: kayu itu berasal dari mana, siapa yang mengolah, dan apakah seluruh aktivitasnya memiliki legalitas yang dapat dipertanggungjawabkan?

Media ini membuka ruang hak jawab dan klarifikasi seluas-luasnya kepada Ujang maupun pihak lain yang berkaitan dengan lokasi tersebut.

Pemberitaan ini berdasarkan dokumentasi dan pengamatan lapangan pada 23 September 2026. Nama Ujang disebut berdasarkan informasi lapangan mengenai pihak yang disebut sebagai pemilik/pengelola dan belum merupakan kesimpulan hukum mengenai kepemilikan maupun legalitas kegiatan.

AS

Berita Terkait

TANGKI “SILUMAN” SEDOT PERTALITE DI SPBU KEMBAYAN? MANAJEMEN JANGAN CARI AMAN!SPBU 64.785.09 Kembayan Disorot, Pengawasan Dipertanyakan: Siapa yang Membiarkan Kendaraan Diduga Bertangki Modifikasi Mengisi BBM Subsidi?
Ratusan Warga Tiga Desa Ketungau Hilir Geruduk Kantor Bupati Sintang, Tuntut Plasma 30 Persen di Dalam HGU dan Pengembalian Lahan
KWh Sudah Lunas Sejak Februari, Warga Binjai Pertanyakan Tanggung Jawab Pengawas Lapangan PT Roda Teknik
SP2HP Terbit, Dugaan Mafia BBM Singkawang Disorot Kapolda Kalbar Diminta Bongkar Oknum
Warga Segok Sebaboi Cari Solusi Listrik, CU Banuri Siapkan Pinjaman Tanpa Agunan Rp10 Juta
PANEN PERDANA PLASMA DI LUAR HGU PT SNIP, PEMKAB SINTANG DAN MANAJEMEN PERUSAHAAN TAK HADIR
Kabar Gembira, Tiang Listrik Tiba di Dusun Segok Sebaboi, Warga Sambut dengan Antusias
Dugaan OTT BUMD Bengkayang Disorot: Apa yang Sebenarnya Terjadi di Balik Pemeriksaan Auditor BPK?
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:34 WIB

TANGKI “SILUMAN” SEDOT PERTALITE DI SPBU KEMBAYAN? MANAJEMEN JANGAN CARI AMAN!SPBU 64.785.09 Kembayan Disorot, Pengawasan Dipertanyakan: Siapa yang Membiarkan Kendaraan Diduga Bertangki Modifikasi Mengisi BBM Subsidi?

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Ratusan Warga Tiga Desa Ketungau Hilir Geruduk Kantor Bupati Sintang, Tuntut Plasma 30 Persen di Dalam HGU dan Pengembalian Lahan

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:49 WIB

KWh Sudah Lunas Sejak Februari, Warga Binjai Pertanyakan Tanggung Jawab Pengawas Lapangan PT Roda Teknik

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:49 WIB

SP2HP Terbit, Dugaan Mafia BBM Singkawang Disorot Kapolda Kalbar Diminta Bongkar Oknum

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:48 WIB

Warga Segok Sebaboi Cari Solusi Listrik, CU Banuri Siapkan Pinjaman Tanpa Agunan Rp10 Juta

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page